sholawat ummiyyah nonstop 100x


اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا (ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN 'ABDIKA WAROSUULIKAN-NABIYYIL UMMIYYI WA 'ALAA AALIHII WA SHOH-BIHII WASALLIM TASLIIMAA) Imam Ghazali dalam kitab al-Ihya berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, "Barangsiapa bershalawat kepadaku pada hari Jum’at sebanyak 80 kali, maka Allah akan mengampuni dosanya selama 80 tahun. Kemudian ditanyakan kepada Rasulullah, ‘Bagaimanakan cara kami bershalawat kepadamu itu?’. Rasulullah menjawab, ‘Ucapkanlah اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ النَّبِيِّ الْأُمِّىِّ (ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN 'ABDIKA WANABIYYIKAN-NABIYYIL UMMIYYI) dan engkau hitung satu kali’.” Diriwayat lain dikatakan bahwa barangsiapa yang membacanya setiap hari dan setiap malam sebanyak 500 kali, niscaya dia tidak akan mati sebelum berjumpa dengan Rasulullah SAW dalam keadaan sadar. Di dalam kitab Irsyadul ‘Ibad Ilasabilirrosyad disebutkan tentang hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi yang menyatakan bahwa barangsiapa yang shalat ‘Ashar di hari Jum’at kemudian sebelum bangun dari tempatnya ia membaca: اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّى الْأُمِّىِّ وَعَلَى آلِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا (ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADININ-NABIYYIL UMMIYYI WA 'ALAA AALIHII WASALLIM TASLIIMAA) sebanyak 80 kali maka akan diampunkan baginya dosa 80 tahun dan dicatat baginya ibadah 80 tahun. Disebutkan juga, Khollad bin Katsier ketika ia sedang naza’ akan mati tiba-tiba didapatkan dibawah kepalanya surat yang tertulis di dalamnya, “Ini tanda kebebasan dari api neraka bagi Khollad bin Katsier”, dan ketika ditanyakan pada istrinya, “Apakah amal yang biasa dilakukan oleh Khollad?”. Lalu istrinya menjawab, “Dia biasa membaca shalawat اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّى الْاُمِّىِّ (ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADININ-NABIYYIL UMMIYYI) tiap hari Jum’at sebanyak 1000 kali”. Asy-Syaikh Abdul Majid al-’Adawiy di dalam kitab at-Tuhfah al-Mardhiyyah Fil-Akhbaril-Qudsiyyah Wal-Ahaditsin-Nabawiyyah menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa bershalawat kepadaku 1000 kali pada hari Jum’at dengan ucapan اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّى الْأُمِّىّ (ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADININ-NABIYYIL UMMIYYI), maka dia akan melihat Tuhannya diwaktu malam, atau melihat Nabinya, atau melihat tempatnya di surga. Jika tidak melihatnya, maka lakukanlah hal itu dua Jum’at, atau tiga Jum’at, atau lima Jum’at.” Tersebut di dalam kitab Al-Ghaniyah oleh Syaikh Abdul Qadir al-Jilani dari al-A’raj dari Abi Hurairah ra telah berkata ia bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa melakukan salat 2 rakaat pada malam Jum’at dan ia membaca pada setiap rakaat selepas al-Fatihah Ayat Kursi satu kali dan Qulhu Walaahu Ahad 15 kali dan setelah shalat ia membaca 1000 kali اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّى الْاُمِّىِّ (ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADININ-NABIYYIL UMMIYYI). Maka sesungguhnya ia akan melihatku di dalam tidurnya”.

No comments