doa al jalalah


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَللّٰهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ بِسِرِّ الذَّاتِ, بِذَاتِ السِّرِّ, هُوَ أَنْتَ وَ أَنْتَ هُوَ, إِحْتَجَبْتُ بِنُوْرِ اللهِ, وَبِنُوْرِ عَرْشِ اللهِ, وَبِكُلِّ اسْمِ للهِ, مِنْ عَدُوِّيْ وَعَدُوِّ اللهِ, بِمِائَةِ أَلْفِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ, خَتَمْتُ عَلَى نَفْسِى وَعَلَى أَهْلِى وَعَلَى كُلِّ شَيْئٍ أَعْطَانِيْهِ رَبِّى بِخَاتَمِ اللهِ الْمَنِيْعِ الَّذِى خَتَمَ بِهِ أَقْطَارَ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ, وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الوَكِيْلُ, نِعْمَ المَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ, وَصَلىَّ الله عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, آمِيْن BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM, ALLOOHUMMA INNII AS-ALUKA BISIRRIDZ-DZAAT, BI-DZAATISSIRR, HUWA ANTA WA ANTA HUU, IHTAJABTU BINUURILLAAH, WA BINUURI ‘AR-SYILLAAH, WA BIKULLISMILLAAH, MIN ‘ADUWWII WA ‘ADUWWILLAAH, BIMI-ATI ALFI LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH, KHOTAMTU ‘ALAA NAFSII WA ‘ALAA AHLII WA ‘ALAA KULLI SYAI-IN A’-THOONIIHI ROBBII BI-KHOOTAMILLAAHIL MANII-‘ILLA-DZII KHOTAMA BIHII AQ-THOOROSSAMAAWAATI WAL ARDH, WAHASBUNALLOOH WANI’ MAL WAKIIL, NI’MAL MAULAA WANI’MANNA-SHIIR, WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘A-ZHIIM, WA SHOLLALLOOHU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHII WA SHOHBIHII AJMA-‘IIN, AAMIIN Dengan Menyebut Asma’ Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang. Ya Allah! Sungguh Aku Memohon Kepada-Mu Dengan Perantaraan Rahasia Dzat (Engkau) Dan Dzat Rahasia (Engkau), Dia Adalah Engkau Dan Engkau Adalah Dia. Aku Bertirai Dengan Nur Allah, Nur ‘Arasy Allah, Dan Semua Asma’-Nya Allah, Dari Musuhku Dan Musuh Allah, Berkat Seratus Ribu ‘Laa Haula Walaa Quwwata Illaa Billaah’. Saya Menyetempel Diriku, Keluargaku Dan Segala Sesuatu Yang Dianugerahkan Tuhanku Kepadaku Dengan Setempel Allah Yang Kuat, Yang Dengannya Dia Menyetempel Seluruh Wilayah (Teritorial) Langit Dan Bumi. Cukuplah Allah Menjadi Penolong Kami Dan Allah Adalah Sebaik-Baik Pelindung, Sebaik-Baik Penolong Dan Sebaik-Baik Pembantu. Tiada Daya Dan Tiada Kekuatan Melainkan Dengan Pertolongan Allah Yang Maha Tinggi Lagi Maha Agung. Semoga Rahmat Ta’zim Dilimpahkan Allah Kepada Junjungan Kita, Muhammad, Beserta Keluarga Dan Para Sahabatnya Semua. Amin Sebelum Membaca Doa Al-Jalalah Di Atas, Terlebih Dahulu Bacalah Ayat : حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الوَكِيْلُ (450 ×) Doa Al-Jalalah Ini Merupakan Amalan Dari Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Beliau Rutin Mengamalkan Dzikir Ini Untuk Meminta Perlindungan Kepada Allah SWT. Doa Ini Jika Diamalkan Dapat Memberikan Mendapat Kebesaran Serta Pemeliharaan Diri Dan Harta. Doa Ini Juga Untuk Penjagaan Diri Dan Mencegah Dari Berbagai Bentuk Bahaya (Musuh Dan Sejenisnya), Serta Melindungi Dari Ketakutan Atau Hal-Hal Yang Menakutkan. Menurut Riwayat, Di Antara Mereka Yang Rutin Mengamalkan Doa Ini Adalah Al-Imam Assayyid Muhammad Bin ‘Alawi Al-Maliki Al-Hasani Agar Kota Mekkah Dilindungi Dari Aksi Teror Dan Bahaya Apapun. Mudah-Mudahan Kita Secara Rutin Mengamalkan Dzikir Ini Untuk Kebaikan Di Dunia Maupun Di Akhirat...Aamiin ========================== doa al-jalalah,sufi,tasawuf,tarekat,kisah wali allah,kisah waliyullah,syekh ahmad rifai,kisah para wali,karomah wali allah,tarekat rifai,syekh khatib sambas maha guru tarekat qadiriyah wa naqsyabandiyah,tarekat qadiriyah wa naqsyabandiyah,thoriqoh,dzikir,tqn suryalaya,syekh abdul qadir jailani,abdul qadir jailani,syekh ahmad khatib khatib sambas,guru tarekat sufi,mursyid,qadiriyah,abah anom,tarekat naqsyabandiyah,kisah wali,guru sufi,tarekat qadiriyah

No comments