sholawat awwalin nonstop 100x


اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّــدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلأَوَّلِــــيْنَ, وَصَلِّ عَلٰى سَيِّــدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلآخِرِيْنَ, وَصَلِّ عَلٰى سَيِّـدِنَا مُحَمَّدٍ فِى النَّـــبِـــيِــــيْنَ, وَصَلِّ عَلٰى سَيِّــدِنَا مُحَمَّدٍفىِ الْـمُرْسَلِـــيْنَ, وَصَلِّ عَلٰى سَيِّــدِنَا مُحَمَّدٍ فِى الْـمَلٓإِ اْلأَعْلٰى إِلٰى يَــوْمِ الدِّيْنِ ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN FIL AWWALIIN, WA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN FIL AA KHIRIIN, WA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN FINNABIYYIIN, WA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN FIL MURSALIIN, WA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN FIL MALA-IL A'LAA ILAA YAUMIDDIIN Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad di kalangan orang-orang dahulu, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad di kalangan orang-orang kemudian, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad di kalangan para nabi, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad di kalangan para rasul, dan limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad di kalangan para malaikat sampai hari kiamat Imam Muhammad as-Sakhawiy menyebutkan dalam kitab al-Qoulul Badi' fis Shalat Alal Habib as-Syafi' halaman: 56, diriwayatkan dari Abul Hasan al-Bakriy dan Abu Umarah Bin Zaid al-Madaniy dan Muhammad Bin Ishaq al-Muthallibiy mereka berkata: Tatkala Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berada di Masjid, tiba-tiba datang seseorang lelaki menggunakan penutup wajah hingga ia membukanya dan mengucapkan salam kepada Rasulullah: Salam atas engkau Ya Rasulallah, orang yang memiliki kemuliaan yang tinggi dan kedermawanan yang luhur. Rasulullah pun pribadi menjawab salam dan kemudian mempersilahkan ia duduk di tengah-tengah antara Rasulullah dan Sayyidina Abu Bakr as-Shiddiq Radhiyallahu Anhu. Lalu Sayyidina Abu Bakr memperhatikan lelaki itu dan berkata: Ya Rasulallah, karena apa gerangan lelaki ini kau berikan posisi kawasan di tengah-tengah antara engkau dan aku, padahal sejauh pengetahuanku tidak ada orang yang paling kau cintai di muka bumi ini melainkan diriku? Rasulullah menjawab: Barusan Jibril menunjukkan saya kabar bahu-membahu lelaki ini membaca sholawat kepadaku dengan menggunakan sholawat yang belum pernah dibaca oleh seorang pun di alam ini. Sayyidina Abu Bakr bertanya: "Bagaimana sholawat yang ia baca? Agar diriku bisa membaca shalawat menyerupai yang ia baca. Rasulullah menjawab: ﺃﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞِ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪٍ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝِ ﻣﺤﻤﺪ ﻓﻲ ﺍﻷﻭﻟﻴﻦ ﻭﺍﻵﺧﺮﻳﻦ ﻭﻓﻲ ﺍﻟﻤﻸ ﺍﻷﻋﻠﻰ ﺇﻟﻰ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺪﻳﻦ . ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD, FIL AWWALIIN WAL AA-KHIRIIN WA FIL-MALA-IL A'LAA ILAA YAUMIDDIIN Sayyidina Abu Bakr bertanya: Ya Rasulallah, apa keutamaan pahala shalawat tersebut? Rasulullah menjawab: kau menanyakan hal yang saya sendiri tak bisa untuk menghitungnya, seandainya lautan menjadi tinta, pohon-pohon menjadi pena dan seluruh malaikat menjadi juru tulisnya pastinya mereka tak akan sanggup untuk mencatat pahala shalawat tersebut." (Riwayat ini dikutip oleh imam Ibnul Jauziy dalam kitab al-Muthrib) Imam as-Suja'i pernah berkata; "Imam Said Bin Atharid menyebutkan: barang siapa membacakan sholawat ini 3 kali pada waktu pagi 3 kali di waktu petang 3 kali, maka Insya Allah : 1. Di ampuni dosa-dosa, dan berguguran segala kesalahannya 2. Ditetapkan kesenangan baginya 3. Dikabulkan doa-doanya 4. Di ijabah segala cita-citanya, dan 5. Akan ditolong-dijauhkan dari mara bahaya.

No comments